Running Posted

Selasa, 13 September 2011

Renungan Fithrah Syawal 1432 H



Ketika orang mengucapkan "minal aidin wal faizin, kullu 'am wa antum bi khoir", ada yang terbersit dalam hati kecil ini, memang sudah layakkah kita kembali mendapatkan kefitrian dan kemenangan, mengingat shaum kita, taraweh kita, tadarus kita masih jauh dari kesempurnaan ..



Padahal keutamaan Bulan Ramadhan sangatlah besar, Rasululullah SAW bersabda "man shoma Romadhona imanan wahtisaban, ghufiro lahu ma taqoddama min dambih" (Al Hadits). Puasa yang bagaimanakah yang mendapatkan jaminan ampunan dari Allah SWT, Imam Al Ghazali membagi kategori puasa itu dalam tiga golongan, yaitu: puasa 'am, puasa khos dan puasa khususil khusus.

Pertama, puasa 'am atau puasa umum adalah puasanya orang awam yaitu mampu menahan lapar dan dahaga dan hal-hal yang lain yang membatalkan puasa secara hukum syara tetapi belum mampu menjaga lisan dan hatinya. Yang kedua puasa khos adalah puasanya orang-orang yang selain mampu menahan lapar dan dahaga serta hal-hal lain yang membatalkan puasa, juga mampu menjaga seluruh panca indra dan anggota badan lainnya dari hal-hal yang dilarang agama. Sedangkan puasa yang ketiga yang lebih tinggi derajatnya dari yang pertama dan kedua yaitu puasa khususil khusus adalah puasanya orang yang selain bisa menahan anggota badan dari hal-hal yang membatalkan puasa juga bisa menjaga hatinya untuk lurus banyak mengingat Allah SWT dan menjaga dari sifat-sifat yang buruk yang dilarang Allah SWT seperti ghibah, su'udzon, berkata" kotor dan lain-lainyya.


Kalau kita menghitung-hitung, ah .. rasa masih jauh dari kategori yang kedua ini, apalagi dari kategori golongan puasa yang ketiga, pastas saja Rasululullah SAW bersabda "kam min shoimin, laisya lahu shiamihi ajroru illa min ju'i wal 'atos" (Al Hadits), banyak orang berpuasa, tapi tidak ada pahala puasanya kecuali lapar dan dahaga saja.



Akan tetapi, walaupun keadaannya demikian, dengan segala kerendahan hati kita masih tetap berharap, mudah-mudahan Allah SWT menerima amal ibadah shaum kita dan amalan-amalan sunnah yang lainnya. "Taqobbalallohu minna wa minkum shiamana wa shiamakum, minal aidina wal faizin, kullu 'am wa antum bi khoirin, Amiin Ya Allah Ya Ribbal 'Alamiin ..!!".



Mudah-mudahan di tahun depan kita masih diberikan kesempatan lagi untuk disampaikan pada Bulan Suci Romadhon yang akan datang, bulan yang penuh dengan barokah, rahmat dan maghfiroh Allah SWT, Amiin ..



Wallohu 'alam bishowab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan tinggalkan komentar!